Connect with us

Menarmed 2

Yonarmed 12 Kostrad, Ika Didik Irianto Menjahit Merajut Masa Depan

Diterbitkan

pada

Pendiv2 – Menjadi istri prajurit TNI memang tidaklah mudah, selain persyaratan yg rumit, menjadi istri prajurit TNI juga harus melewati berbagai tes. Mulai tes kesehatan sampai wawasan kebangsaan. Semua itu bukan semata mata untuk mempersulit prajurit TNI untuk mencari istri namun seorang istri seorang prajurit TNI haruslah wanita yang benar benar siap dan tangguh untuk mendampingi suaminya. Ngawi. Jum’at (27/9).

Tak terkecuali Ibu Ika Puspitasari Istri dari Koptu Didik Irianto, salah satu anggota Yonarmed 12 Kostrad yang sudah selama kurang lebih 11 tahun menjadi pendamping Prajurit TNI. Banyak suka dan duka yang dilewatinya selama menjadi Persit. Setiap hari Ika selalu bangun lebih awal untuk menyiapkan sarapan dan perlengkapan suami serta anaknya sebelum mulai beraktifitas. Namun disela sela kesibukannya sebagai pendamping abdi negara, Ika juga berprofesi sebagai penjahit pakaian.

Bukan hal yang aneh memang, tapi pembagian waktu antara mengurus keluarga dan bekerja bukanlah hal yang mudah. Bagaimana agar keperluan suami dan anak anaknya tetap terpenuhi namun pekerjaan juga tetap berjalan agar tidak mengecewakan para konsumennya. “Saya hanya harus lebih kreatif dalam membagi waktu antara mengurus keluarga dan bekerja, karena saya tidak mau keluarga menjadi terabaikan hanya karena sebuah pekerjaan, keluarga bagi saya, tetap yg utama”

Sementara itu suaminya, Didik yang sehari hari berdinas di Seksi Angkutan Yonarmed 12 Kostrad justru membanggakan profesi istrinya itu. Memiliki istri yang kreatif dan inovatif dengan berprofesi sebagai penjahit adalah hal yang luar biasa baginya, terlebih kemampuan istrinya dalam membagi waktu. “Saya sangat mendukung apa yang sudah dikerjakan istri saya, walau sibuk mengurus keluarga namun masih menyempatkan diri untuk bekerja dan Alhamdulillah kasih sayang kepada anak anak tidak terabaikan.” Imbuh Prajurit berpangkat Kopral Satu itu.

Senada, Danyonarmed 12 Kostrad Mayor Arm Ronald F Siwabessy menyampaikan bahwa dirinya tidak melarang anggota Persit di satuannya untuk berkreatifitas dalam hal positif, selama itu tidak bertentangan dengan hukum dan aturan dalam Persit serta yang terpenting keluarga tidak terabaikan dengan kesibukan yang mereka kerjakan”, tegas Ronald. “Ya membantu suami, sambil merajut masa depan anak, lewat menjahit adalah sangat baik, luar biasa”, ujarnya lagi.

Terpisah, Danmenarmed 1 Kostrad, Letkol Arm Didik Harmono, turut menyampaikan bahwa tidak ada masalah dengan istri prajurit di Satjar Menarmed 1 Kostrad yang bekerja, “Istri bekerja itu sangat positif dan dapat menjadi contoh sikap kerja keras bagi anak anak. Sepanjang bisa membagi waktu, tidak masalah,” ujar Pamen TNI AD yang akan dipromosikan menjadi Kolonel pada 1 Oktober mendatang itu.

 

YOUTUBE

Facebook

Trending

SLOT GACOR SLOT GACOR SLOT GACOR SLOT GACOR SLOT GACOR SLOT GACOR SLOT GACOR SLOT GACOR SLOT GACOR SLOT GACOR Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor SLOT DEMO SLOT DEMO SLOT DEMO SLOT DEMO SLOT DEMO