Divif 2 Kostrad
Gelanggang Silat Membara: Bayu dan Dewa Ukir Sejarah di Piala Panglima TNI 2025
Pendiv2—Atmosfer kompetisi Pencak Silat Piala Panglima TNI 2025 kembali membara, menghadirkan pertarungan sengit di kelas Remaja Prestasi. Dua pendekar muda berbakat, Bayu Sofana Akbar (Komisariat Yonif 501) dan Dewa Satya Mahardika (Komisariat Yonif 411), bertemu dalam laga final yang penuh intensitas dan semangat juang tinggi. (Malang, 21 September 2025)
Bayu sang juara tampil luar biasa sejak awal pertandingan. Dengan teknik menyerang yang tajam dan strategi bertahan yang solid, ia berhasil mengumpulkan poin demi poin secara konsisten. Representasi dari didikan Komisariat Yonif 501 ini akhirnya mengukuhkan diri sebagai juara, meraih medali emas dan mengharumkan nama sekolah serta daerah asalnya.
Sementara Dewa Satya, wakil dari komisariat Yonif 411, menunjukkan performa yang tak kalah impresif. Jurus-jurusnya mengalir cepat dan penuh presisi, membuat jalannya pertandingan menjadi dramatis dan penuh kejutan. Meski harus puas di posisi kedua, medali perak yang diraihnya menjadi bukti kualitas dan potensi besar yang dimilikinya sebagai atlet muda.
Keduanya menjadi simbol keberhasilan pembinaan atlet remaja di lingkungan pendidikan formal dan semi-militer. Pertarungan mereka bukan sekadar perebutan gelar, tetapi juga cerminan nilai-nilai luhur pencak silat: keberanian, sportivitas, dan semangat bela negara.
Ingat! Bela diri untuk bela bangsa — dari gelanggang silat, lahir patriot sejati.