Buletin Persit KCK Koorcab Divif 2 PG Kostrad
Berkreasi Dengan Tali-Temali “Macrame”
Macramé adalah salah satu produk kerajinan yang berasal dari keahlian merangkai tali. Macramé berarti kerajinan simpul tali, dimana dengan keahlian menyimpul tali baik dua buah tali, empat buah tali, dan sebagainya sehingga menghasilkan sebuah karya kerajinan yang selain berfungsi sebagai benda pakai juga mempunyai seni yang menarik.
Cikal bakal macramé diyakini berasal dari tradisi ikat simpul para penenun Arab sekitar abad ke-13. Perajin tenun ini mengikat kelebihan benang atau tali di tepian kain yang dijahit tangan seperti handuk, syal, atau kerudung. Deretan simpul tersebut terlihat indah. Kebiasaan ini pun berlanjut. Meski sebagian besar cerita dan penuturan menyebut Arab sebagai asal usul macramé, seni membuhul simpul kemungkinan muncul kali pertama di China pada Periode Negara Perang (481-221 SM) atau bahkan jauh ke belakang, pada masa kekuasaan Dinasti Utara (581-317 SM). Persis warga Arab, penduduk China memanfaatkan simpul indah itu untuk menghias pinggiran busana, lukisan, lentera, dan hiasan dinding.
Macramé berasal dari bahasa Spanyol. Namun, istilah ini dipercaya merupakan kata serapan dari bahasa Arab, migramah, yang bermakna pinggiran ornamen atau sulam-tepi kerudung. Macramé bahkan digunakan untuk membuat barang-barang rumah tangga seperti taplak meja, seprai, gorden, sarung bantal kotak tisu dan alat –alat rumah tangga lainnya.
Dalam membuat macramé tidak ada alat khusus yang disiapkan, hanya alat-alat yang biasa kita pakai sehari-hari, diantaranya adalah tali untuk membuat macramé (tali katun, tali kur), penggaris atau meteran untuk mengukur panjang tali yang dibutuhkan, paralon atau kayu sebagai penopang saat membuat simpul-simpul dari tali yang digunakan, dan gunting.
Untuk mempercantik macramé dapat digunakan tali dengan berbagai pilihan warna atau dengan menambahkan manik-manik pada macramé.
Adapun yang harus diketahui dalam membuat macramé adalah berbagai macam jenis simpul sehingga kita dapat mengkombinasikannya untuk menghasilkan bentuk yang indah. Beberapa jenis simpul yang biasa digunakan dalam membuat macramé diantaranya simpul kepala untuk membuat bentuk awal dari macramé, simpul rantai dimana bentuknya menyerupai rantai, simpul mati untuk menghasilkan ikatan yang kuat, simpul hidup untuk bentuk simpul yang agak renggang dan mudah untuk dibuka kembali, dan simpul masih banyak simpul lainnya untuk membuat variasi dalam merangkai macramé.
-
Divif 2 Kostrad11 bulan laluPembangunan Fitness Plus Singosari Dimulai
-
Divif 2 Kostrad10 bulan laluPejabat Baru Kepala Staf Divisi Infanteri 2 Kostrad, Dilantik
-
Divif 2 Kostrad12 bulan laluPeringatan Hari Juang Infanteri Tahun 2024
-
Divif 2 Kostrad11 bulan laluPangdivif 2 Dampingi Kunjungan Kerja Menhan RI
-
Divif 2 Kostrad11 bulan laluPangdivif 2 Cek Moril Prajurit
-
Divif 2 Kostrad12 bulan laluSerah Terima Jabatan Dan Tradisi Laporan Korps Pamen Divif 2 Kostrad
-
Divif 2 Kostrad12 bulan laluBadan Sehat, Postur Ideal, Tugas Tercapai
-
Divif 2 Kostrad12 bulan laluLatihan Puncak TNI AD 2024 Ditutup
